11 Tanda Kucing Anda Ingin Mati, Awas Belum Terlambat

Fikrirasy.ID – Kucing dikenal bisa menyembunyikan luka dan penyakit dengan baik. Sebagai hewan peliharaan, semua pemilik harus memperhatikan perubahan yang mengindikasikan masalah pada tubuh kucingnya. Sertakan hal-hal yang mungkin tidak Anda inginkan, seperti tanda-tanda bahwa kucing Anda akan mati.

Tanda-tanda kematian kucing yang paling umum adalah gejala umum penyakit seperti penyakit ginjal kronis, hipertiroidisme, kanker, dan diabetes.

Jika Anda mengetahui adanya masalah kesehatan pada hewan peliharaan Anda, Anda harus segera membawa Anabul ke dokter hewan terdekat.

Yuk kenali tanda-tanda kucingmu akan mati, seperti dikutip dari lamannya Dailypaws.com, Minggu (1/2/2022).

Baca juga:
Kucing basah kuyup di air panas, terluka parah, netizens: sangat jahat

Tanda-tanda kucingmu ingin mati

1. Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan sangat umum terjadi pada kucing dewasa. Bagian dari itu adalah karena hilangnya otot.

Seiring bertambahnya usia tubuh kucing, ia menjadi lebih rentan dan kurang efisien dalam mencerna dan memproduksi protein.

Akibatnya, massa otot di tubuh kucing Anda berkurang atau menghilang seiring waktu.

Baca juga:
Tingkah laku kucing sebagai pemilik toko ini menjadi sorotan netizen.

Kucing itu masih makan dengan baik, tetapi berat badannya turun.

Kucing yang sudah tua atau sakit biasanya akan dirawat oleh tubuhnya.

Cachexia adalah salah satu bentuk penurunan berat badan yang ekstrem akibat kanker, di mana sel-sel kanker yang membelah dengan cepat membutuhkan banyak energi untuk memecah lemak dan otot yang disimpan tubuh Anda untuk bahan bakar. Hipertiroidisme dan penyakit ginjal kronis pada kucing juga dapat menyebabkan penurunan berat badan yang cepat.

2. Selalu hindari dan sembunyikan

Bersembunyi adalah tanda penyakit pada kucing, tetapi sulit untuk menentukannya. Banyak kucing biasanya bersembunyi. Hal-hal yang harus diwaspadai antara lain bersembunyi secara berlebihan, bersembunyi di tempat baru, dan bahkan menolak untuk makan di luar.

3. Jangan makan sama sekali

Jika kucing Anda sakit, ia mungkin tidak mau diberi makan. Beberapa kandungan obat yang diberikan bisa membuat kucing Anda kurang tertarik pada makanan. Panaskan makanan atau tambahkan tuna untuk membuatnya lebih harum dan lebih enak. Namun, saat kucing Anda mendekati jam kematiannya, Anda mungkin tidak dapat meyakinkannya untuk memakannya sama sekali.

4. Saya tidak mau minum

Kucing yang sakit sering kali tidak mau minum, yang dengan cepat menyebabkan dehidrasi. Jika kucing Anda masih makan, tingkatkan asupan cairannya dengan memberinya makanan kaleng atau menambahkan air ke makanannya. Jika Anda membuat kucing Anda minum terlalu banyak air, air dapat mengalir ke trakea dan paru-paru, menyebabkan sesak napas dan pneumonia aspirasi.

Baca Juga:  Masjid Agung Al-Azhom di Tangerang diklaim sebagai masjid berkubah terbesar di dunia.

5. Kucing lesu dan tidak terlalu aktif.

Saat akhir kehidupan mendekat, kucing cenderung menjadi kurang aktif atau lesu. Dia tidur lebih banyak dan bisa menjadi lemah ketika dia bangun. Beberapa kucing mungkin terlihat depresi dan lesu.

6. Berkurangnya mobilitas

Kucing dewasa sering mengalami penurunan mobilitas karena kehilangan otot dan nyeri akibat radang sendi atau penyebab lainnya. Dimulai dari hal-hal kecil seperti tidak lagi melompat dari meja, kesulitan naik turun tangga, bahkan tidak bisa keluar masuk tempat sampah yang tinggi.

7. Perubahan perilaku

Kucing mungkin menunjukkan berbagai perubahan perilaku sebelum kematian. Perubahan bervariasi dari kucing ke kucing, tetapi yang penting adalah perilakunya telah berubah.

Beberapa kucing lebih pendiam, pilih-pilih, dan lebih mudah tersinggung (mungkin karena rasa sakit atau gangguan kognitif). Kucing lain mungkin ingin lebih dekat, lebih ramah, dan lengket.

8. Disfungsi kognitif yang mirip dengan demensia manusia juga bisa dialami oleh kucing.

Kucing-kucing ini berkeliaran di rumah pada malam hari dan mungkin lebih keras atau lebih keras dari biasanya. Mereka mungkin juga tampak bingung atau tersesat di lingkungan yang akrab.

9. Penampilan Rapi

Saat kurang sehat, anabul biasanya tidak terlalu memperhatikan tubuh.

Ini membuat mantel terlihat berminyak dan berantakan. Kucing berbulu panjang bisa terjerat, terutama di punggung, perut, dan di belakang telinga. Kucing juga mungkin memiliki ketombe yang berlebihan dan kulit terkelupas.

10. Bau Aneh

Tanda bahwa kucing Anda akan mati adalah bau badan yang tidak biasa. Hal ini disebabkan oleh kerusakan jaringan dan penumpukan racun dalam tubuh. Kucing dengan ketoasidosis diabetik mungkin berbau manis dan asam, dan kucing dengan gagal ginjal dapat mencium bau amonia dalam napasnya.

11. Kelainan Pernapasan

Paru-paru kucing dikendalikan oleh otot dan saraf dan rentan terhadap kerusakan seiring bertambahnya usia kucing. Kucing yang sekarat mungkin memiliki pola pernapasan abnormal yang meningkatkan dan memperlambat laju pernapasan. Anda juga dapat berhenti bernapas untuk waktu yang singkat.

Tanda-tanda sesak napas termasuk bernapas dengan mulut terbuka, meregangkan kepala dan leher, dan gerakan perut yang kuat saat Anda bernapas. Saat itu, kucing sedang berjuang untuk memberikan oksigen ke tubuhnya.

Berikut adalah beberapa tanda yang harus Anda ketahui bahwa kucing Anda sedang sekarat. Jadi, lakukan yang terbaik yang Anda bisa sebelum kucing kesayangan Anda benar-benar menghilang.

Kontributor: Julia Kartika Dewi



Terimakasih Ya sudah membaca artikel 11 Tanda Kucing Anda Ingin Mati, Awas Belum Terlambat

Dari Situs Fikrirasy ID