Klaim China setelah outlet media terkenal Hong Kong ‘Five Five Fortune’

Fikrirasy.ID – Penggeledahan polisi Hong Kong di kantor Stand News minggu ini “sepenuhnya legal dan tanpa cela,” kata juru bicara kedutaan China di Inggris.

Menteri Luar Negeri Inggris untuk Asia, Amanda Milling, mengatakan di Twitter bahwa “kebebasan pers semakin terkikis di Hong Kong”.

Kedutaan mengatakan pada Kamis malam (30/12/2021) bahwa “hak dan kepentingan warga negara Hong Kong, termasuk kebebasan berekspresi dan kebebasan pers, dilindungi oleh hukum.”

“Pihak China sekali lagi mendesak Inggris untuk menghentikan segala bentuk campur tangan dalam masalah Hong Kong, yang merupakan urusan dalam negeri China, dan untuk memperbaiki kesalahannya,” kata juru bicara itu.

Baca juga:
Polisi Hong Kong menggerebek kantor media pro-demokrasi, menangkap enam orang

Dua mantan editor senior Stand News didakwa dengan konspirasi untuk menerbitkan materi yang menghasut, dan pengadilan menolak jaminan pada hari Kamis.

Sehari sebelumnya, sekitar 200 petugas polisi menyerbu kantor Stand News dan melarang pers demokratis.

Polisi juga menyita aset dan menangkap tujuh orang, termasuk mantan pemimpin redaksi Stand News dan mantan pemimpin redaksi.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menuduh China dan Hong Kong membungkam media independen. Dia mendesak pihak berwenang Hong Kong untuk segera membebaskan karyawan Stand News yang ditangkap.

Namun People’s Daily, surat kabar milik pemerintah Partai Komunis, mengatakan dalam sebuah editorial pada hari Jumat bahwa “kebebasan pers” digunakan sebagai alasan untuk menyebarkan “kekacauan anti-China” di Hong Kong. Mereka menuduh politisi asing “tidak percaya secara sembrono” terhadap polisi Hong Kong.

Baca juga:
Universitas Hong Kong akan meruntuhkan patung Tiananmen

“Di bawah jubah organisasi media, stand news pada dasarnya adalah organisasi politik,” kata surat kabar itu.

Baca Juga:  Sekali lagi, Muhammad Arham dari Luwu Utara bergabung dengan tim nasional U16.

“Kebebasan memiliki dasar dan pelanggaran hukum harus dihukum.” (sumber: Antara/Berita)



Terimakasih Ya sudah membaca artikel Klaim China setelah outlet media terkenal Hong Kong ‘Five Five Fortune’

Dari Situs Fikrirasy ID

Leave a Comment