Perwakilan BNPB mengklaim korban banjir Sintang tidak mengalami duka yang mendalam.

Jakarta, CNN Indonesia —

Direktur Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Direktur TNI Suhyantho Review kondisi warga terdampak banjir di Kab Gula, Sabtu (20/11) Kalbar.

Dalam keterangan resmi BNPB, Suharyanto dari Sintang mengatakan, “Kehadiran kami di sini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.”

Ia juga berargumen bahwa warga yang terkena dampak banjir dalam sebulan terakhir kini telah pulih dan tidak mengalami duka berkepanjangan.

“Rata-rata mereka tidak mengalami kesedihan emosional yang mendalam. Kami bercanda dan menghibur para pengungsi,” kata Suharyanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/11).

Dikatakannya, kehadiran BNPB di daerah yang terkena bencana untuk memastikan penanganan tanggap darurat dapat dilakukan dengan tepat. Menurutnya, ini merupakan bentuk kepentingan pemerintah pusat di daerah.

Suharyanto meminta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang menyusun rencana penanggulangan bencana jangka pendek dan jangka panjang.

Dikatakannya, perencanaan jangka pendek bisa menjadi salah satu bentuk penanggulangan darurat, mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Baginya, pemerintah daerah diminta memastikan kebutuhan dasar seperti logistik dan perlengkapan warga terpenuhi.

Dalam jangka panjang, ia meminta seluruh komponen daerah untuk membuat kebijakan dan upaya pemulihan kondisi lingkungan hulu. Sehingga dapat bekerja dengan baik.

Mantan Pangdam V Brawijaya mengatakan tidak ada banjir di Kabupaten Sintang dari tahun 1990 hingga 2010. Namun, banyak hal telah berubah setelah kerusakan lingkungan selama dekade terakhir. Situs penyerapan rusak dan fungsinya berubah.

Ia mengatakan, daya tampung lingkungan menjadi salah satu faktor penyebab banjir di daerah tersebut.

Ia menjelaskan, “Sinergi dan kolaborasi pentagon sangat diperlukan.

Baca Juga:  Buaya berkeliaran di pemukiman Tangrang saat sungai meluap

Usai bekerja di kawasan Sintang, rombongan Suharyanto berangkat ke wilayah Kalteng untuk menggelar rapat koordinasi penanggulangan banjir.

Dalam briefing konferensi, Suharyanto meminta agar program pemulihan fungsi lingkungan dilakukan secara sinergis antar semua komponen.

Infografis Banjir Kalimantan Sepanjang 2021Infografik banjir kalimantan sepanjang tahun 2021. (Foto: CNN Indonesia/Astari Kusumawardhani)

Ia berharap bencana banjir tahun depan tidak terulang. Namun, jika masih terjadi, dampaknya diperkirakan akan lebih kecil dari sebelumnya.

“Karena bencana ini merupakan masalah bersama, pemerintah daerah juga harus bekerja sama dengan berbagai pihak seperti pelaku bisnis, akademisi, media, dan masyarakat setempat,” ujarnya.

BNPB selaku perwakilan daerah bencana banjir dari pemerintah pusat berencana menyelidiki lokasi banjir di Palangkarayashi dan Pulau Pissau pada Minggu, 21/11.

Perlu diketahui, kedatangan BNPB ini tidak sesuai dengan desakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) WALHI terhadap politisi Partai Gerindra Fadli Zon yang telah meminta Presiden Joko Widodo langsung ke Sintang untuk mengusut banjir.

Hingga Jumat (20/11), 4.901 atau 18.997 warga Sintang masih terpaksa mengungsi, demikian laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pengungsi tinggal di 103 kamp di tiga kecamatan.

(Latar/Ah)

[Gambas:Video CNN]




Terimakasih Ya sudah membaca artikel Perwakilan BNPB mengklaim korban banjir Sintang tidak mengalami duka yang mendalam.

Dari Situs Fikrirasy ID