Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis: Utah/Arisa, Dechapol/Safsiri Kalahkan Sang Juara

Fikrirasy.ID.CO, JakartaThailand memenangkan gelar kedua kejuaraan dunia bulu tangkis. Gelar tersebut diraih Dechapol Puavaranukro/Sapsiri Taeratanachai setelah mengalahkan Yuta Watanabe/Arisa Higashino di final pada Minggu 19 Desember 2021 di Huelba, Spanyol.

Petenis nomor satu dunia di ganda campuran memenangkan medali emas dalam pertandingan 43 menit, kalah dua kali berturut-turut, 21-13 dan 21-14.

“Kami sangat senang bisa ke final dan menang,” kata Dechapol dalam keterangan tertulis dari BWF di situs resminya, Minggu.

Keberhasilan ini sekaligus menandai kemenangan kedua Thailand di Kejuaraan Dunia setelah Ratchanok Intanon yang menjadi juara tunggal putri edisi 2013.

bukan hanya menang Dechapol/Sapsire Ini juga merupakan kekalahan ketiga berturut-turut mereka melawan Yuta dan Arisa di final. Dua kemenangan sebelumnya adalah di final Indonesia Open 2021 dan final BWF World Tour di Bali.

Menurut Dechapol, kunci kemenangan melawan unggulan ketiga adalah bermain cepat dan menekan tanpa henti.

“Kunci kami adalah bermain lebih cepat dari mereka,” kata Dechapol.

Aksi Dechapol/Sapsiree di game pertama tak terbendung, sehingga menciptakan celah skor yang cukup untuk dikejar. Pukulan akurat dan smash ke gawang mendominasi pertandingan.

Seperti rekan-rekan aktornya, Sapsiree mengakui bahwa Fikrirasy.ID permainan yang cepat adalah strateginya untuk mengalahkan Yuta/Arisa yang terkenal itu.

“Kami mencoba menyerang di game pertama dan kami bermain cepat, tetapi kami bermain bagus hari ini. Saya tahu Yuta cedera, tetapi dia bermain lebih lambat dari kami tetapi dia masih memiliki permainan terbaik,” kata Sapsiree.

Namun, game kedua lebih kompetitif. Ganda campuran Thailand terdesak saat skor mempersempit menjadi 5-3 dan tertinggal 7-10. Dalam kasus ini, Dechapol mengakui bahwa fokusnya terganggu dan dia melakukan kesalahan yang tidak perlu.

Baca Juga:  Zidane Iqbal, yang melakukan debutnya bersama Rangnick di Manchester United, menjadi sorotan.

Menyadari kesalahannya, Dechapol memutuskan untuk mengubah pola permainan dan mengakhiri pertandingan dengan baik saat Thailand kembali menguasai permainan dan memenangkan pertandingan.

“Saya melakukan yang terbaik karena saya menyerang dan bertahan pada saat yang sama,” kata Dechapol.

Baca Juga: Jake Paul Kalahkan Tyron Woodley Lagi Kali ini oleh KO

selalu memperbarui memperbarui. Mendengarkan berita terkini berita terpilih dari Fikrirasy.ID.co Dari saluran Telegram kami “Pembaruan Fikrirasy.ID.co”. klik https://t.me/tempodotcoupdate Ikuti. Anda perlu melakukanInstall aplikasi telegram dulu



Terimakasih Ya sudah membaca artikel Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis: Utah/Arisa, Dechapol/Safsiri Kalahkan Sang Juara

Dari Situs Fikrirasy ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *