Gugus Tugas Covid-19 Pastikan Tidak Ada Mutasi Omicron di Indonesia

Fikrirasy.ID.CO, Jakarta – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 memastikan tidak ada kasus terkonfirmasi Covid-19 hingga saat ini. Varian Omikron dari Indonesia. “Saat ini, pemerintah terus memantau penyebaran virus corona melalui pengurutan spesimen wisatawan di setiap pintu masuk yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata juru bicara Covid-19. Gugus Tugas 19, Wiku Adisamito, Kamis 9 Desember 2021. .

Ia berharap sejumlah tindakan antisipatif yang dilakukan pemerintah sejak kecil bisa menutup celah untuk masuk ke varian Omicron. Menurut Wiku, pemerintah sedang berupaya mengoptimalkan kapasitas pengujiannya, khususnya alat uji dengan sensitivitas tinggi untuk mendeteksi berbagai jenis pengujian. Jenis baru COVID-19.

Wiku mengatakan, saat ini laboratorium di seluruh Indonesia dapat mendeteksi sifat genetik pada sekitar 500-600 sampel per hari untuk mendukung upaya peningkatan jumlah sekuensing. “Ada penularan komunitas karena varian omicron, terutama pada sampel turis dari negara yang terdeteksi,” katanya.

Wiku mengatakan untuk mendukung kebijakan perpanjangan masa karantina, pemerintah menjamin ketersediaan fasilitas karantina di Wisma Atlet atau Pasar Rumput.

Juru Bicara Departemen Imunisasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi sebelumnya membantah ditemukannya varian Omicron (B.1.1.529) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, “Ini tidak benar (penemuan Omicron di Kabupaten Bekasi). Sejauh ini belum ada kasus Omicron (di Indonesia)”.

Menteri Kesehatan, mengatakan dia telah mempelajari informasi dengan staf laboratorium setempat tentang laporan empat warga yang diduga terpapar strain Omicron.

Baca lebih lajut: Berita Tolak Varian Lokal Omicron, Pemkab Bekasi: Kesalahpahaman



Terimakasih Ya sudah membaca artikel Gugus Tugas Covid-19 Pastikan Tidak Ada Mutasi Omicron di Indonesia

Dari Situs Fikrirasy ID

Baca Juga:  455.000 orang mendapatkan vaksin kedua mereka pada hari Sabtu.