IDAI: Jaminan imunisasi dasar terendah selama 10 tahun di tahun 2020

Fikrirasy.ID.CO, Jakarta – Selama pandemi COVID-19 2020, cakupan imunisasi dasar untuk anak mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Di Indonesia, penurunannya mencapai 11,1%, jauh lebih besar dari rata-rata global sebesar 3%.

Lebih tepatnya, probabilitas lengkap vaksinasi dasar turun dari 93,7% di Indonesia menjadi 82,6%. Dalam acara virtual bertajuk ‘Dukungan Multidisiplin untuk Pengejaran Imunisasi’ pada Senin 29 November, Hartono Gunardi, Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengatakan, “Ini kisaran imunisasi terendah,” katanya. . , 2021.

Di Indonesia, program vaksinasi dasar mencakup 13 penyakit. Vaksin polio atau IPV. tetanus DTaP; influensa; hepatitis B; hepatitis A; rubella MMR; Haemophilus influenzae tipe b; campak; batuk rejan atau batuk rejan; pneumonia PVC13; rotavirus; penyakit gondok; dan difteri.

Menurut Hartono yang juga staf pengajar Departemen Ilmu Penyakit Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), penurunan cakupan imunisasi dasar karena pembatasan aktivitas. “Di beberapa negara Penutupan, dan program vaksinasi untuk anak-anak tidak dilakukan karena masyarakat takut dengan wabah tersebut,” katanya.

Konsultan dokter anak Anggraini Alam menambahkan, jumlah vaksinasi saat ini meningkat menjadi 14. Kami berharap semua anak di Indonesia dapat divaksinasi secara lengkap dengan vaksin ini. Kalau tidak, epidemi jauh lebih berbahaya.

“Penyakit itu bermacam-macam jenisnya, dan ada 13 penyakit lain yang bisa menjadi epidemi di masa pandemi COVID-19 ini,” Angrini mengingatkan.

Dia mengingatkan kita bahwa akhir-akhir ini, seiring dengan semakin mudahnya manusia dan benda bergerak, begitu pula mikroorganisme seperti virus dan bakteri. Jika tidak dicegah dengan vaksinasi, hal ini untuk memastikan bahwa penyakit yang sebelumnya dapat ditekan dengan vaksinasi primer, tetapi dengan cakupan yang rendah dan cakupan yang tidak memadai, dapat menyebar kembali.

Baca Juga:  Layang-layang Terputus, 5 Aplikasi Cegah Kecurangan

“Penyakit sekarang bisa ada di mana-mana dan menular, dan penyakit baru seperti COVID-19 mungkin muncul nanti,” katanya.

Baca juga:
Puluhan pelajar dari Gunungki dan Yogyakarta dinyatakan positif COVID-19.


selalu memperbarui memperbarui. mendengarkan berita terkini berita terpilih dari Fikrirasy.ID.co Di saluran Telegram kami “Pembaruan Fikrirasy.ID.co”. klik https://t.me/tempodotcoupdate Ikuti. perlu kamu lakukaninstalasi Pertama, aplikasi Telegram.



Terimakasih Ya sudah membaca artikel IDAI: Jaminan imunisasi dasar terendah selama 10 tahun di tahun 2020

Dari Situs Fikrirasy ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *