Dataran Tinggi Dieng menawarkan pilihan wisata alam terbaik

  • Share

Dataran Tinggi Dieng diperkirakan telah dimasuki manusia lebih dari 2000 tahun yang lalu. Diyakini bahwa ini terjadi bersamaan dengan migrasi besar-besaran Kelling (India) ke Jawa. Sebuah cerita yang melambangkan mitos bahwa surga para dewa dipindahkan dari Gunung Meru di Jambudwipa (Himalaya) ke Dieng.

Nama Dieng berasal dari dua kata Sansekerta: ardi, yang berarti gunung, dan dupa, yang berarti dewa. Itulah mengapa disebut tanah para dewa. Secara administratif, Dieng termasuk dalam Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, dan Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Dieng adalah kawah gunung berapi aktif, gunung berapi besar dengan banyak kawah. Ketinggian rata-rata diperkirakan 2.000 meter di atas permukaan laut. Karena itu, kawasan Dataran Tinggi Dieng memiliki berbagai fenomena alam vulkanik dengan potensi wisata yang besar.

Atraksi Dataran Tinggi Dieng

Ada banyak tempat wisata Dieng yang menarik untuk dikunjungi.

Bukit Sikunir Dieng

Tempat Wisata Bukit Sikunir terletak di Desa Sembungan yang menawarkan panorama matahari terbit yang indah dan merupakan jantung Dataran Tinggi Dieng. Kami merekomendasikan datang ke sini untuk menyaksikan matahari terbit antara Juli dan Agustus saat langit cerah. Wisatawan bisa menginap di penginapan, homestay atau hotel di kawasan Dataran Tinggi Dieng.

Baca Juga:  Semarang, Era Pariwisata Aman yang Menyesuaikan dengan Kebiasaan Baru Sehat dan Siap!

Danau Warna Dieng

Telaga Warna di Dataran Tinggi Dieng terletak pada ketinggian 2000 m dpl. Merah, hijau, biru, putih, ungu, dll. Warna airnya berubah-ubah dari waktu ke waktu, menjadikan tempat wisata ini sangat unik. Hal ini terjadi karena mengandung belerang yang tinggi. Sulfur menghasilkan warna yang berbeda saat terkena sinar matahari.

Danau Penguilon Dieng

Objek Wisata Danau Pengilon berada di sebelah Danau Warna di Dataran Tinggi Dieng. Warna airnya bening dan tidak memiliki warna yang sama dengan Telaga Warna. Pemandangan di sekitar Telaga Warna dan Telaga Pengilon sangat indah dan dikelilingi perbukitan hijau.

Danau Merdada Dieng

Danau Merdada terletak di Desa Karangtengah, Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara. Bentuknya seperti kaldera dalam letusan gunung berapi, dibanjiri air dan terlihat jelas dari ketinggian.

Kawah Sikhidang Dieng

Salah satu kawah yang ada di Dieng adalah Kawah Sikidang dengan luas sekitar 200m2. Wisatawan bisa melihat gumpalan asap yang keluar dari kawah ini. Namun, harus berhati-hati agar tidak mengandung belerang tingkat tinggi dan melewati pagar di sekitar kawah.

Mendaki Gunung Frau di Dataran Tinggi Dieng

Aktivitas mendaki gunung Frau bisa dikunjungi dari wilayah Kendall atau Dieng, dengan ketinggian sekitar 2.565 meter di atas permukaan laut. Tempat populer di jalur pendakian Gunung Prau adalah Bukit Teletubbies, yang menghadap ke padang rumput hijau.

Candi Arjuna Dieng

Selain Candi Arjuna, juga terdapat Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa dan Candi Sembadra. Sehingga dikenal sebagai kompleks candi Arjuna. Candi ini diyakini telah dibangun setelah abad ke-9 Masehi.

Teater Dataran Tinggi Dieng

Teater Dataran Tinggi Dieng dibangun sebagai tempat pemutaran film dokumenter tentang Dataran Tinggi Dieng. Jumlah kursi adalah 60. Judul dokumenternya adalah Dataran Tinggi Bumi Kahyangan Dieng. Durasi film adalah 20 menit.

Baca Juga:  Semarang, Era Pariwisata Aman yang Menyesuaikan dengan Kebiasaan Baru Sehat dan Siap!

Tieng Lookout di Dataran Tinggi Dieng

Observasi Dek Observasi Tieng dibangun di pinggir jalan raya di Kabupaten Dieng, yang merupakan lokasi pemandangan kawasan Dieng. Berada di ketinggian sekitar 1700m di atas permukaan laut, sehingga Anda bisa melihat Gunung Sindoro dan Gunung Khembang.

Batu Ratapan Angin Dieng

Wisata Batu Ratapan Angin Dieng adalah sebuah tebing yang terletak di ketinggian dekat kawasan Dataran Tinggi Telaga Warna Dieng. Objek wisata ini menjadi favorit dan Anda bisa melihat Telaga Warna dan Telaga Pengilon. Karena berada di tempat yang tinggi, dibutuhkan tenaga ekstra untuk sampai ke sana. Untuk hal di atas, Anda harus membayar untuk keindahan Batu Ratapan Angin ini.

Air Terjun Sirawe

Tempat wisata Curug Sirawe berada di Dusun Bitingan, Desa Kepakisan, Kecamatan Batur. Ketinggian air terjun sekitar 80 meter, dan air panas dan dinginnya juga unik. Air terjun ini sulit diakses dan jarang dikunjungi wisatawan.

Akses ke fasilitas wisata dan Dataran Tinggi Dieng

Wisata Daran Tinggi Dieng memiliki fasilitas bagi wisatawan seperti akomodasi, mushola, toilet, bank, kantor penukaran mata uang, restoran, dan layanan transportasi umum. Selain itu, ada sepeda trail bagi wisatawan yang ingin mengunjungi tempat wisata dengan banyak jalan berbatu.

Dataran Tinggi Dieng dapat dicapai melalui beberapa rute, antara lain Banjarnegara, Batang, dan Wonosobo. Dapat dikatakan bahwa rute one-no-sovo lebih efisien. Jarak antara Dataran Tinggi Dieng dan Pusat Pemerintahan Wonosobo sekitar 26 km.

Jalan ini dapat dilalui oleh sepeda motor, kendaraan roda empat dan minibus. Dataran Tinggi Dieng merupakan medan yang berliku dan menanjak serta jalannya sangat sempit, sehingga bus besar tidak dapat melewatinya.

Baca Juga:  Semarang, Era Pariwisata Aman yang Menyesuaikan dengan Kebiasaan Baru Sehat dan Siap!

Artikel menarik lainnya: Agrowisata Desa Cisande Sukabumi Destinasi wisata lokal berbasis alam, budaya dan pendidikan

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *