Penyebab Kucing Diare dan Cara Mengobatinya

Penyebab Kucing Diare dan Cara Mengobatinya

Fikrirasy.id – Penyebab Kucing Diare dan Cara Mengobatinya. Diare bisa dialami oleh manusia dan hewan, termasuk kucing. Penyebab diare kucing cukup beragam, mulai dari infeksi bakteri atau virus hingga pola makan yang salah. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab diare kucing kamu agar dapat diberikan pengobatan yang tepat.

Diare pada kucing ditkamui dengan konsistensi feses yang encer dan frekuensi buang air besar yang meningkat. Saat terkena diare, kucing bisa buang air besar hingga lebih dari 3 kali sehari. Kondisi ini tidak normal, apalagi jika sudah berlangsung lebih dari 24 jam atau bahkan berminggu-minggu.

Penyebab Kucing Diare dan Cara Mengobatinya

Penyebab diare pada kucing juga bermacam-macam, ada yang ringan dan bisa sembuh sendiri, namun ada juga yang berbahaya dan perlu segera ditangani oleh dokter hewan.

Berbagai Penyebab Kucing Diare

Saat terkena diare, kucing biasanya juga mengalami gejala lain, seperti lemas, kurang aktif bermain, sulit makan atau minum, dan muntah-muntah. Berikut ini adalah beberapa kondisi atau penyakit yang dapat menyebabkan kucing diare:

  • Infeksi bakteri di usus
  • infeksi virus
  • Keracunan makanan
  • Infeksi jamur atau parasit, seperti amuba dan cacing
  • Perubahan pola makan
  • Pankreatitis
  • Penyakit gastrointestinal, seperti penyakit radang usus
  • Penyakit hati, misalnya hepatitis

Selain berbagai faktor di atas, ada juga penyakit lain yang bisa menyebabkan kucing sering mengalami diare, seperti diabetes, gangguan ginjal, hipertiroid, atau kanker.

Diare pada kucing juga bisa disertai dengan perubahan warna tinja kucing menjadi merah atau berdarah, kuning, atau hijau. Setiap warna feses pada kucing saat ia mengalami diare bisa menjadi tkamu dari kondisi tertentu. Berikut penjelasannya:

  • Diare berdarah disebabkan oleh pendarahan pada saluran usus bagian bawah, yaitu di sekitar usus halus, usus besar, atau rektum
  • Diare berwarna merah tua atau hitam disebabkan oleh pendarahan di saluran pencernaan bagian atas, yaitu lambung atau kerongkongan
  • Diare kuning dan berbau busuk dapat disebabkan oleh gagal hati, anemia hemolitik, atau infeksi
  • Diare hijau yang disebabkan oleh gangguan kandung empedu

Untuk menentukan penyebab diare kucing kamu, kamu perlu membawanya ke dokter hewan. Untuk mengetahui penyebabnya, dokter hewan akan melakukan pemeriksaan yang terdiri dari pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti pemeriksaan darah dan analisis kotoran kucing.

Baca Juga:  Duka MUA, Pengantin Tiba-tiba Batal Make Up Nya Karena Kejadian Yang Menyakitkan

Cara Mengobati Kucing Diare

Diare ringan pada kucing biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 24 jam atau beberapa hari. Sedangkan diare yang berkepanjangan atau parah perlu segera ditangani oleh dokter hewan karena dapat menyebabkan kucing kamu mengalami dehidrasi dan kekurangan gizi.

Jika kucing kamu mengalami diare ringan, ada beberapa pengobatan rumahan yang dapat kamu lakukan untuk membantunya pulih dengan cepat, yaitu:

Berikan makanan dalam porsi kecil tapi sering

Pemberian makan sangat penting dalam mengatasi diare kucing. Berikan makanan hambar atau tanpa rasa, seperti ayam rebus atau ikan putih, dalam porsi kecil tapi sering. kamu juga bisa memberinya produk makanan basah yang khusus dibuat untuk mengobati sakit perut pada kucing.

Asupan cairan yang cukup

Diare yang berkepanjangan atau parah dapat menyebabkan kucing kamu mengalami dehidrasi. Karena itu, pastikan kucing kesayangan kamu minum cukup air saat diare.

Untuk membuatnya lebih mudah dan nyaman bagi kucing kamu untuk minum air, letakkan wadah air di tempat ia beristirahat, di dekat area makannya, atau di sekitar area bermainnya.

Selain air putih, kamu juga bisa memberikan cairan rehidrasi oral pada kucing kamu, seperti pedialyte, untuk memenuhi asupan cairan dan elektrolit dalam tubuh kucing kamu.

Biarkan kucing kamu beristirahat

Bermain dengan kucing adalah kegiatan yang menyenangkan. Namun, ketika kucing kamu mengalami diare, biarkan dia beristirahat agar cepat pulih dan selalu pantau kondisinya. Segera bawa kucing kamu ke dokter hewan jika diarenya tidak kunjung hilang atau semakin parah.

Saat merawat kucing yang diare, kamu tidak boleh memberikan obat-obatan manusia pada kucing kamu. Hal ini karena beberapa obat diare tersebut mungkin mengandung bahan berbahaya dan tidak cocok untuk dikonsumsi kucing.

Diare kucing adalah kondisi yang tidak bisa diabaikan, apalagi jika diare berlangsung lebih dari 24 jam dan langkah-langkah di atas tidak bisa mengobati diare pada kucing kamu.

Jika kucing kamu mengalami diare parah atau tidak kunjung sembuh, jangan ragu untuk membawanya ke dokter hewan agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Leave a Comment