Cegah Diabetes pada Anak dengan Aktivitas Fisik Teratur

fikrirasy.id – Cegah Diabetes pada Anak dengan Aktivitas Fisik Teratur. Cara hidup yang berfungsi dan kokoh adalah spekulasi panjang untuk masa depan yang lebih baik. Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Sun Life Indonesia mengirimkan program Bentuk Kesejahteraan Anak Kita (BOKS) melalui Wahana Visi Indonesia.

BOKS pertama kali diluncurkan di AS pada tahun 2009 sebagai program kerja aktif gratis untuk keturunan dari segala usia dan kapasitas.

Program ini merupakan upaya untuk menurunkan jumlah kasus diabetes di Indonesia, khususnya pada anak-anak. Acara pelepasan yang dilangsungkan itu juga membagikan Rapor Dinamis Solid Anak Indonesia yang diserahkan oleh Dr. Agus Mahendra, M.A, Country Head Dynamic Sound Children Indonesia.

1. Angka aktivitas fisik anak di Indonesia masih rendah

Rapor Anak Suara Dinamis Indonesia adalah rapor yang memberikan evaluasi dan saran untuk mengembangkan karya nyata di kalangan anak muda. Dari laporan tersebut, contoh kerja aktual anak muda di Indonesia perlu ditingkatkan.

Laporan ini menggunakan beberapa petunjuk, seperti Pekerjaan Umum, Game Terkoordinasi dan Pekerjaan Nyata, Permainan Dinamis, Kesehatan Nyata, Keluarga dan Teman, dan Sekolah. Dari setiap penanda tersebut, Indonesia mendapatkan skor “F” yang merupakan skor paling minim dalam laporan tersebut.

2. Penyebab aktivitas fisik anak Indonesia rendah

Agus menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama rendahnya jumlah lapangan pekerjaan di Indonesia adalah kurangnya kesadaran akan pentingnya kesejahteraan. Ini mencakup berbagai lapisan masyarakat, seperti wali, instruktur, dan diri sendiri.

Program kesejahteraan yang hanya dilaksanakan tujuh hari sekali di sekolah-sekolah di Indonesia juga menjadi penyebab anak-anak tidak aktif bekerja.

Selain itu, di Indonesia masih banyak program kesehatan nyata yang tidak cocok untuk anak-anak, sehingga daya kerja anak-anak tidak optimal.

Di sisi lain, pandemi juga membuat anak-anak kurang mobile dan tidak melakukan aktivitas di luar ruangan.

Baca Juga:  5 Gejala Kekurangan Zat Tembaga

3. Hubungan aktivitas fisik dan kadar gula darah

Pekerjaan aktual dan kadar glukosa memiliki hubungan yang nyaman. Menurut Agus, jika Anda kurang melakukan pekerjaan nyata, maka akan mengganggu kerja kimiawi insulin dalam mengatur kadar glukosa dalam tubuh. Pada akhirnya, hal ini akan menghambat perkembangan kimiawi insulin dan menyebabkan diabetes.

Oleh karena itu pekerjaan yang sebenarnya sangat penting untuk mencegah diabetes. Dengan menunjukkan cara hidup yang berfungsi dan sehat sejak awal, anak-anak akan memiliki perkembangan dan pencernaan tubuh yang lebih baik.

Agus juga menjelaskan bahwa olahraga akan menghasilkan hormon endorfin yang akan menyemangati Anda.

4. Disarankan melakukan aktivitas fisik 60 menit dalam sehari

Pekerjaan aktual yang disarankan untuk anak-anak adalah satu jam latihan sedang hingga intensif dalam satu hari. Durasi jam ini dapat dipisahkan menjadi beberapa kali setiap hari.

Agus mengatakan kerja aktif bisa dalam struktur yang berbeda. Wali dapat mengundang anak-anak mereka untuk bermain game yang sebenarnya, berlatih bersama, atau melakukan aerobatik.

5. Program BOKS diharapkan bisa meningkatakan aktivitas anak Indonesia

Kehadiran program BOKS seharusnya menjawab penanda-penanda yang harus dikembangkan lebih lanjut dalam Rapor Dinamis Suara Anak Indonesia. BOKS seharusnya menjadi jawaban melalui peningkatan contoh rencana dan aset kerja aktif bagi instruktur dan relawan.

BOKS bertujuan untuk dapat bekerja dengan pekerjaan aktual sehari-hari di lingkungan sekolah dan pertemuan anak-anak, untuk sekitar 10.000 anggota anak baru setiap tahun. Pekerjaan aktif standar adalah variabel pertahanan yang sangat besar untuk mencegah dan mengawasi infeksi yang tidak dapat dipindahtangankan (NCD), termasuk diabetes tipe 2.

Pekerjaan nyata sangat penting untuk kesejahteraan, terutama selama perkembangan pemuda. Aktifitas rutin dapat membantu mencegah diabetes tipe 2 dan bekerja pada pencernaan anak Anda.

Leave a Comment