7 Cara Mengatasi Skinny Fat

fikrirasy.id – 7 Cara Mengatasi Skinny Fat. Tidak semua tubuh yang terlihat kurus itu padat. Dalam beberapa kasus, individu yang kurus dapat menyimpan banyak lemak di tubuhnya, atau yang dikenal dengan sebutan lemak kurus. Tipe tubuh kurus gemuk terkait dengan sifat-sifat berikut:

  • Berat optimal.
  • Tidak adanya massal.
  • Mudah terkuras.
  • Kecenderungan untuk menyimpan lemak di daerah pertengahan bawah.

Kondisi ini terkait dengan berbagai kemungkinan kondisi medis, seperti diabetes dan penyakit jantung. Berita yang menggembirakan, pola makan, olahraga, dan perubahan gaya hidup dapat bekerja pada kondisi kurus. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengalahkan lemak kurus.

1. Perbaiki pola makan

Penggunaan jenis makanan tinggi gula atau tepung langsung, seperti tepung putih, beras, gula, dan soda menyebabkan lonjakan produksi insulin tubuh. Insulin menyimpan lemak perut, memicu perubahan hormonal dan metabolisme yang menyebabkan kemalangan otot. Ini dengan demikian membuat tubuh menyimpan lemak naluriah dan akhirnya meningkatkan potensi untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Halaman Wellbeing Diary menjelaskan, untuk mengalahkan lemak tipis, ganti gula sederhana dengan pati kompleks, seperti sayuran, buah utuh, dan sayuran. Jenis karbohidrat ini akan memicu reaksi insulin yang lebih ringan dan mencegah lonjakan.

2. Bangun otot dengan latihan kekuatan

Persiapan kekuatan akan menyebabkan otot Anda berkembang dan melangkah lebih jauh. Ekspansi dalam jumlah besar kemudian akan menyebabkan tubuh mengonsumsi lebih banyak kalori dan lemak.

Sesuai laman Wellness Volt, berikut beberapa aktivitas yang bisa dimanfaatkan untuk membantu pembentukan otot:

  • Aerobik intensitas tinggi.
  • Persiapan kombo.
  • Latihan fokus ekstrim.
  • Persiapan kekuatan umum.

Apa pun jenis aktivitas yang Anda pilih, penting untuk berlatih 3-4 kali seminggu. Ini tidak hanya akan meningkatkan kekuatan, ukuran, dan nada otot, tetapi juga akan membangun komponen nutrisi.

Setelah berolahraga, respon insulin berada pada puncaknya sehingga makanan yang Anda konsumsi akan terkoordinasi dengan otot dan menjauhi jaringan lemak. Dampak ini berlangsung selama sekitar 16-24 jam.

3. Dapatkan tidur nyenyak dan cukup

Jika Anda beristirahat sekitar 7 jam setiap hari, tubuh Anda akan memiliki energi yang cukup untuk berolahraga dan membentuk otot yang kuat. Diungkapkan oleh Better Me, Anda harus tidur secara bersamaan setiap hari dan bangun secara bersamaan di pagi hari.

Baca Juga:  5 Kebiasaan sebelum Sarapan yang Bisa Dongkrak Energi

Hindari makan sesaat sebelum memukul jerami dan cobalah untuk tidak menggunakan perangkat elektronik. Ini akan membantu Anda tertidur lebih cepat dan cukup.

4. Makan lebih banyak protein

Jika Anda kurus dan memiliki perut buncit, meningkatkan asupan protein akan membantu Anda. Protein akan membantu menjaga berat badan, memberikan bahan penyusun untuk menambah berat badan, mencegah kelaparan, dan mempercepat laju metabolisme.

Belum jelas berapa banyak protein yang ingin Anda konsumsi setiap hari, kecuali Wellness Volt menyarankan untuk mengonsumsi sekitar 0,8-1,0 gram per kg berat badan. Sekitar 30-40 persen asupan kalori harian harus berupa protein.

5. Ciptakan defisit kalori yang kecil dan berkelanjutan

Selain meningkatkan penggunaan energi dengan berolahraga, Anda juga perlu melakukan pengurangan kalori dengan mengurangi konsumsi makanan. Hal ini akan mendorong tubuh untuk mengkonsumsi lemak sebagai bahan bakar.

Namun, untuk menghindari kelemahan otot dan kekurangan energi, kekurangan ini harus sedikit dan dapat ditolerir, menurut situs Wellness Volt. Bergantian, memotong terlalu banyak kalori akan menyebabkan Anda merasa lapar, kehilangan berat badan, dan lalai untuk mengikuti diet.

6. Kontrol kadar kortisol

Kortisol adalah zat kimia yang diproduksi tubuh saat berada di bawah tekanan. Peningkatan kadar kortisol kimiawi dapat meningkatkan kapasitas lemak dan kehilangan massa.

Halaman Wellbeing Diary masuk akal, berikut adalah beberapa petunjuk yang mungkin dilakukan untuk menjaga kadar kortisol tetap rendah:

  • Istirahat 7-9 jam sehari.
  • Batasi penggunaan kafein.
  • Batasi rentang latihan hingga 45 menit.
  • Temukan kesempatan untuk bersantai atau merenung.
  • Makan 3-5 kali setiap hari dan jangan melewatkan sarapan.
  • Hidrasi secara konsisten.

7. Perbanyak latihan yang menargetkan otot perut

Lemak di pinggang, khususnya di sekitar perut, lebih buruk daripada lemak di bagian tubuh lainnya. Oleh karena itu, jika Anda merasa perut Anda semakin membesar atau lingkar pinggang Anda semakin membesar, jangan diabaikan.

Untuk situasi ini, halaman Kesejahteraan mengusulkan melakukan praktik yang memperkuat perut. Selain menghilangkan lemak, Anda juga akan mendapatkan pujian dan perut yang lebih kencang.

Dengan rutin mempraktikkan tips di atas, kami yakin Anda akan terbebas dari lemak kurus dan mendapatkan tubuh yang benar-benar bagus dan padat.