Luhut Ajak Masyarakat Batasi Mobilitas, Kantor Berlakukan WFH

JAKARTA (ANTARA) – Menteri Koordinator Penanaman Modal Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau masyarakat untuk membatasi pergerakan keluar rumah dan mengizinkan kantor kembali menerapkan Work From Home (WFH) untuk menahan penyebaran. dari covid-19.

Dalam keterangan pers hasil Rapat Terbatas PPKM Online di Jakarta, Minggu, Luhut menegaskan, meski sistem kesehatan Indonesia siap menghadapi Omicron, kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci utama untuk menahan penyebaran infeksi. kasus.

“Pemerintah siap, tetapi jika masyarakat tidak siap, itu akan menjadi masalah,” katanya.

Pada pertemuan hari ini, di bawah arahan Presiden Jokowi, Luhut mengatakan telah mengimbau masyarakat untuk mulai membatasi kegiatan di luar ruangan dan pertemuan yang tidak diperlukan, meski tetap mengikuti jenjang PPKM berdasarkan penilaian yang ada.

BACA JUGA: Kasus COVID-19 Capai 1.000, Pemerintah Percepat Tambahan Vaksin

“Lagi-lagi kalau tidak perlu bersama, tidak perlu berkumpul. Begitu juga dengan kantor. Jika opsi telecommuting masih bisa membuat Anda tetap produktif, saya serahkan kepada manajemen puncak. evaluasi. Saya tidak bisa mengambil opsi ini (WFH). Saya mendorong Anda untuk melakukannya, “katanya.

Wakil Ketua Komite Penanggulangan Corona 19 dan Revitalisasi Ekonomi Nasional (KPC PEN) juga mengimbau agar aktivitas perkantoran bisa diatur sehingga tidak diperlukan 100% WFO (Working From Office).

“Kalau tidak perlu 100% di kantor, tidak perlu 100% hadir. Jadi atur saja dan lihat situasinya. Selama dua minggu ke depan bisa dilihat apakah 75% dibuat atau tidak. Evaluasi di masing-masing kantor. Apalagi di kantor. Industri saya kira tidak ada masalah,” ujarnya.

Baca Juga:  AKBP Dermawan Karosekali yang diserang Karang Taruna Pancasila masih dirawat intensif di rumah sakit.

Baca Juga: Pemerintah Perluas PPKM Luar Jawa Bali

Luhut juga mengatakan bahwa Presiden Jokowi juga telah meminta seluruh warganya untuk tidak bepergian ke luar negeri. Pejabat pemerintah juga dilarang bekerja di luar negeri selama tiga minggu ke depan.

Dia berkata, “Itu hanya mungkin ketika benar-benar diperlukan untuk pergi ke luar negeri. Pejabat pemerintah terkadang melarang perjalanan ke luar negeri selama tiga minggu ke depan.”

Luhut juga menghimbau kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk meminimalisir kegiatan rapat yang dilakukan secara offline maupun offline, dan sedapat mungkin mengadakan rapat secara online.

“Tapi tidak dilarang bertemu. Saya juga meninggalkan teman-teman saya untuk mengevaluasi diri,” tambahnya.

Luhut kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh dan patuh pada protokol kesehatan.

Ini karena kecerobohan dan kecerobohan kecil sebenarnya mengulangi pengalaman suram masa lalu: melonjaknya jumlah kasus COVID-19 dan aktivitas penguatan yang membatasi pergerakan.

Reporter: Ade Irma Junida
Redaktur: Tolong Suyanto
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Terimakasih Ya sudah membaca artikel Luhut Ajak Masyarakat Batasi Mobilitas, Kantor Berlakukan WFH

Dari Situs Fikrirasy ID