Berikut adalah beberapa tips untuk memecah genangan air dengan aman. Saya Fikrirasy.ID.id

Jika harus, simak dulu tips cara menabrak genangan air untuk menghindari kemungkinan damage yang lebih besar dan mahal.

Hujan deras baru-baru ini telah memenuhi beberapa jalan di dan sekitar Jakarta dengan genangan air, menyebabkan banjir. Bagi pemilik mobil, banjir sebenarnya merupakan bencana karena berpotensi merusak berbagai bagian mobil. Karena kekhawatiran ini benar, pembuat mobil umumnya tidak menyarankan pemilik mobil untuk melawan banjir.

Namun, jika terjadi keadaan darurat yang mengharuskan Anda melewati banjir, ada beberapa tips aman saat terjadi banjir bandang yang bisa Anda lakukan. Perhatikan baik-baik tipsnya. caro indonesia Untuk menghindari kemungkinan kerusakan lebih lanjut, harap tunjukkan:

-> Serunya beli mobil bekas dengan promo Debesia

Identifikasi komponen yang rawan masalah

Sebelum Anda memutuskan untuk mengalami banjir atau genangan air, Anda perlu mengetahui bagian mana dari mobil Anda yang rawan bermasalah saat terkena air. “Yang terpenting adalah letak saluran pemasukan udara atau suplai udara ke mesin,” kata Yusuf dari Astrido Toyota Pondok Gede, karena terkena air dapat menyebabkan kerusakan bahkan merusak mesin. Biaya perbaikan juga akan menguras tenaga Anda. saku.intake manifold mesin mobil

Asupan sangat penting karena mudah untuk menyedot air ke dalam mesin.

Lokasi intake udara pada setiap kendaraan sangat bervariasi. Khususnya untuk sedan low profile, city car dan LCGC jika dibandingkan dengan MPV, SUV atau jeep 4×4. “Jadi batas aman ketinggian air saat menerobos adalah setengah pelek, di atas itu risiko air masuk ke mesin sangat tinggi melalui intake udara,” kata Joko Saputro, mekanik Honda Megatama di Kalimalang, Timur. Jakarta.

-> Ingin tahu warna mobil favorit dunia?

Pertahankan kecepatan dan momentum

Tip aman pada kemungkinan banjir berikutnya adalah menjaga kecepatan kendaraan Anda. “Jangan terlalu terburu-buru karena air lebih mudah masuk ke ruang mesin. Idealnya, jaga kecepatan konstan antara 10 hingga 15 km/jam,” tambah Joko. Namun jangan panik saat mesin tiba-tiba mati karena banjir. Joko dan Yusuf mengingatkan bahwa “mesin rentan terhadap palu air saat dihidupkan karena ada kemungkinan air masuk ke mesin.” Segera panggil bantuan, sisihkan mobil dan gunakan derek untuk segera membawanya ke bengkel Ambillah.

Baca Juga:  5 Aplikasi Akuntansi Terbaik untuk Laptop dan PC

Batas Keamanan Banjir

Selalu berhati-hati sebelum banjir

Jangan langsung menyalakan mobil setelah melewati genangan air. Periksa dan periksa kondisi kendaraan. “Apalagi karena rem paling rentan terkena air. Uji rem dengan berjalan perlahan sambil menekan pedal rem beberapa kali. Tujuannya agar rem cepat kering. Periksa juga panel dasbor untuk melihat apakah ada lampu seperti rem ABS yang menyala. Jika tidak ada masalah, silakan lanjutkan perjalanan.”

langsung cek

Tip terakhir adalah memeriksakan kendaraan Anda ke mekanik terdekat. Penting untuk menghindari masalah di kemudian hari. “Saat melakukan pengecekan di bengkel, Anda juga dapat membersihkan dan memeriksa rem, suspensi dan komponen kelistrikan terutama rem, suspensi dan komponen kelistrikan, karena paparan air dalam waktu lama dapat menyebabkan zat korosif dan menyebabkan karat,” pungkas Joko dan Yusuf.

-> Apakah Anda mencari mobil yang Anda inginkan? Silakan periksa situs web Caro

Terimakasih Ya sudah membaca artikel Berikut adalah beberapa tips untuk memecah genangan air dengan aman. Saya Fikrirasy.ID.id

Dari Situs Fikrirasy ID