Samsung tunda peluncuran chip Exynos 2200

Fikrirasy.ID – Pada akhir Desember 2021, Samsung mengumumkan melalui Twitter bahwa prosesor Exynos 2200 akan tersedia pada 11 Januari 2022.

Sekarang diyakini bahwa pengumuman itu telah dihapus dan ditunda.

Penyedia informasi Ice Universe mentweet bahwa “Samsung menunda rilis chip Exynos 2200.” alat cina, Rabu (1 Desember 2022).

Ia juga mengatakan bahwa chipset Exynos 1200 sebenarnya dijadwalkan rilis pada November 2021.
Namun, Samsung masih belum memperkenalkan prosesor baru ke ponsel mereka.

Baca juga:
5 Ponsel NFC Murah Mulai dari 1 Jutaan Rupiah

Samsung biasanya menawarkan ponsel andalan dengan prosesor dalam dua versi: chip Snapdragon dan Exynos. Samsung menghadirkan dua versi ini di pasar yang berbeda.

Misalnya saja seri Samsung Galaxy S21 yang dirilis pada Januari tahun lalu dengan versi Snapdragon 888 dan Exynos 2100. Indonesia sendiri mendapatkan versi Exynos 2100.

Samsung Galaxy S21 seri. [Samsung Indonesia]
Samsung Galaxy S21 seri. [Samsung Indonesia]

Ada kemungkinan perusahaan Korea melakukan hal yang sama dengan seri Samsung Galaxy S22.

Ponsel baru ini diharapkan menampilkan chip Snapdragon 8 Gen 1 dan Exynos 2200.

Dibandingkan tahun lalu, Samsung mengumumkan chip Exynos 2100 pada 12 Januari.

Baca juga:
Samsung Galaxy S22 dirilis pada 8 Februari?

Dua hari kemudian, pada 14 Januari, Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra dirilis.

Chip Exynos 2200 kemungkinan akan diluncurkan ke publik pada bulan Februari, tepat sebelum seri Galaxy S22 dirilis.

Berdasarkan kebocoran sebelumnya, Samsung akan menjadi tuan rumah acara Galaxy Unpacked pada 8 Februari 2022.

Tweet tentang penundaan rilis Exynos 2200. [Twitter]
Tweet tentang penundaan rilis Exynos 2200. [Twitter]

Pada acara tersebut, mereka akan memamerkan Samsung Galaxy S22 yang akan dipasarkan mulai 24 Februari.



Terimakasih Ya sudah membaca artikel Samsung tunda peluncuran chip Exynos 2200

Dari Situs Fikrirasy ID

Baca Juga:  TikTok Disalip, Instagram Jadi Aplikasi Paling Banyak Diunduh di Dunia