Harga komoditas energi dan pertambangan melonjak akibat konflik Rusia-Ukraina

Jakarta, CNN Indonesia

harga berbagai produk energi dan pertambangan melonjak dalam konflik RusiaUkraina. Harga minyak dunia adalah yang pertama terpengaruh dan naik tak terkendali.

Pada Senin sore (7/3), harga West Texas Intermediate (WTI) naik 9,16% hingga menembus di atas $126,28 per barel. Faktanya, harga minyak berada di $89,66 per barel sebulan yang lalu.

Minyak mentah Brent juga naik 9,69% menjadi $ 129,55 per barel. Selain minyak, gas bumi juga meningkat.

Harga juga naik 1,22% awal pekan ini dan saat ini bernilai $5,08 USD per juta British thermal unit (mmbtu). Di awal Februari, harganya masih $4,16 per mmbtu.

Tom Kloza, kepala global Layanan Informasi Harga Minyak, mengatakan kenaikan harga gas alam dapat membantu konsumen mengurangi pembelian.

“Ini di luar kendali. Sangat menjengkelkan bagi publik untuk mendapatkan kesan (harga) yang begitu cepat dan dramatis,” kata Kloza kepada CNN Business.

Komoditas pertambangan seperti tembaga Comex, serta energi, naik 1,31% menjadi $500,20 per pon. Tembaga LME naik 3,12% per ton menjadi $10.674 per ton.

Sementara itu, harga aluminium naik 3,57% per ton menjadi US$3.849 per ton.

[Gambas:Video CNN]

(Tempura/Ag)




Terimakasih Ya sudah membaca artikel Harga komoditas energi dan pertambangan melonjak akibat konflik Rusia-Ukraina

Dari Situs Fikrirasy ID

Baca Juga:  Profesor Hikmahanto mengenang dedikasi BUMN terhadap penerapan GCG.