Grab telah mengkonfirmasi bahwa mereka tidak akan menoleransi tindakan kekerasan apa pun.

Jakarta, CNN Indonesia —

Direktur Bisnis Grab Indonesia Iki Sari Dewi mengatakan pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan.

Pernyataan itu juga sebagai tanggapan atas insiden kekerasan antara mitra pengemudi dan penumpang di Jakarta, Kamis (23/12) lalu. Penumpang juga melapor ke pihak berwenang. Iki mengatakan, status mitra pengemudi terkait sudah dibekukan sejak 23 Desember tahun lalu.

Iki juga memastikan pihak-pihaknya bekerja sama dengan pihak berwenang sesuai dengan aturan hukum.

“Grab menghormati kerangka hukum peradilan Indonesia, yang menganut asas praduga tak bersalah, jadi kami menyerahkan proses ini sepenuhnya kepada pihak berwenang dan siap bekerja sama sepenuhnya jika diperlukan. Sementara itu, mitra pengemudi dan perwakilan hukum kami tidak mewakili pandangan Grab. ” kata

Iki juga menegaskan bahwa Grab siap untuk mengambil tindakan tegas, termasuk sanksi berupa pemutusan hubungan kerja dan tindakan hukum yang diperlukan, terhadap mitra yang terbukti terlibat dalam tindakan kekerasan.

“Keselamatan dan keamanan adalah prioritas utama kami dalam operasi kami,” kata Iki.

(ask)

[Gambas:Video CNN]




Terimakasih Ya sudah membaca artikel Grab telah mengkonfirmasi bahwa mereka tidak akan menoleransi tindakan kekerasan apa pun.

Dari Situs Fikrirasy ID

Baca Juga:  Agitasi! Apakah Anda menyebutkan ratu batubara Kalimantan Timur, karakter Tan Paulin?