Kabar baik, pelancong Kamboja tidak perlu lagi dites COVID-19!

Fikrirasy.ID – Traveler yang ingin menghabiskan liburannya di Kamboja tidak perlu repot lagi dengan tes COVID-19.

Pasalnya, negara tersebut telah mencabut kewajiban tes COVID-19 bagi pemudik dari luar.

Dia menambahkan bahwa ini karena kebijakan itu mendahului sebagian besar tetangganya dengan melonggarkan pembatasan untuk mendorong lebih banyak investasi dan pariwisata.

Menurut data resmi, negara Asia Tenggara itu telah memvaksinasi 92,31% dari 16 juta penduduknya dengan vaksin COVID-19, yang merupakan salah satu tingkat vaksinasi tertinggi di kawasan itu.

Baca juga:
Itu sebabnya pemerintah tidak mengizinkan tes mandiri Covid-19 terhadap warga, meski diizinkan oleh WHO.

Ilustrasi tes Covid-19.  (Shutterstock)
Ilustrasi tes Covid-19. (Shutterstock)

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengatakan aturan baru akan dimulai pada Kamis dan akan membantu meningkatkan pariwisata dan bisnis.

“Sekarang saatnya membuka ekonomi dengan belajar bagaimana hidup berdampingan dengan virus corona,” kata Perdana Menteri Hun Sen dalam pidatonya.

Pengunjung asing tetap harus melengkapi imunisasinya, dan siapa pun yang tidak dapat menunjukkan bukti imunisasi harus dikarantina selama 14 hari setelah kedatangan.

Meskipun penghapusan tugas inspeksi, pihak berwenang telah memaksa pengunjung untuk menjalani inspeksi secara langsung.

Menteri Kesehatan Mam Bunheng mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Kementerian Kesehatan akan meminta pemeriksaan cepat terhadap semua pelancong.”

Baca juga:
Tes PCR dan antigen turun dan pemerintah khawatir banyak penduduk tidak terdeteksi ketika mereka dinyatakan positif Covid-19

Pihak berwenang juga berencana untuk melanjutkan penerbitan visa pada saat kedatangan, yang telah ditangguhkan selama pandemi, tetapi pernyataan dari Kementerian Kesehatan tidak mengkonfirmasi kapan kebijakan itu akan dimulai.



Terimakasih Ya sudah membaca artikel Kabar baik, pelancong Kamboja tidak perlu lagi dites COVID-19!

Dari Situs Fikrirasy ID

Baca Juga:  Menko PMK Sebut Banyak Program Kerja yang Tidak Berjalan di Kementeriannya Akibat Wabah - GARUDA TV