7 Alasan Orang Suka Menunda Pekerjaan

7 Alasan Orang Suka Menunda Pekerjaan

fikrirasy.id – 7 Alasan Orang Suka Menunda Pekerjaan. Menunda pekerjaan adalah kebiasaan umum yang dilakukan oleh orang – orang. Tapi mengapa begitu sering dilakukan dan sulit untuk menghindari kebiasaan buruk ini ya?

Sebenarnya, ada dua jenis penundaan, yaitu aktif dan pasif. Aktif yang ditunda cenderung memiliki hasil kerja yang positif. Mereka sengaja memutuskan untuk menunda karena mereka tahu kemampuan mereka untuk bekerja lebih baik di bawah tekanan.

Sementara penundaan pasif di sisi lain, mereka cenderung memiliki hasil kerja negatif. Ini karena mereka didominasi oleh rasa ragu dan kurang percaya diri.

Untuk mengetahui alasan umum mengapa kebanyakan orang masih suka menunda – nunda pekerjaan

Berikut Penjelasannya di bawah ini :

1. Perasaan ingin mengendalikan segalanya

Menunda menunjukkan seseorang mengendalikan apa yang perlu dilakukan. Meskipun awalnya merasa dia bisa menyelesaikan pekerjaan, tetapi kemungkinan ini bisa berubah dari waktu ke waktu yang semakin sempit. Jadi hasilnya tidak optimal.

Jika kebiasaan ini mulai membawa masalah, cobalah mempercayai diri sendiri dan orang lain. Tidak ada salahnya meminta bantuan saat Anda benar – benar membutuhkannya.

2. Dianggap sebagai pekerjaan besar

Jika pandangan seperti ini, ketika diberikan tugas apa pun, seseorang pasti akan merasa kewalahan. Memunculkan keinginan untuk menghindari pekerjaan.

Untuk membuatnya lebih mudah, selesaikan tugas menjadi bagian kecil kecil. Setelah menyelesaikan satu per satu, atur semuanya. Ini akan membantu mengurangi stres dan menyelesaikan tugas mereka lebih cepat.

Baca Juga:  Cara Atasi Lazada PayLater Tidak Muncul, Nomor 9 Paling Mudah

3. Perfeksionis

Menjadi perfeksionis bukanlah hal yang buruk. Tetapi tidak jarang membuat orang menunda pekerjaan mereka karena takut hasilnya tidak sempurna. Tidak heran ada penelitian yang menunjukkan bahwa perfeksionis memiliki kecenderungan untuk menunda.

4. Takut kegagalan

Menurut Journal of Social Sciences & Humaniora, “sebagian besar alasan keterlambatan terkait dengan ketakutan akan kegagalan. Hal yang sama terkait dengan kecemasan kinerja, perfeksionisme, dan kurangnya kepercayaan diri”. Bahkan, akan lebih baik untuk mencoba daripada tidak sama sekali.

5. Meremehkan komitmen waktu

Saat diberi tenggat waktu yang panjang, biasanya orang akan cenderung menunda. Ini tidak akan menjadi masalah jika dia dapat memperkirakan jadwal untuk menyelesaikan tugas tepat waktu.

Tetapi berbeda ketika meremehkan komitmen waktunya, ia akan mengalami kesulitan dan tekanan saat menyelesaikannya.

6. Mengandalkan waktu yang ketat

Ini mungkin berhasil pada orang yang dapat bekerja di bawah tekanan dalam melakukan tugas pada waktu yang ketat. Tetapi jika bukan dari grup, ini akan menghasilkan kualitas kinerja.

Kami merekomendasikan bahwa ketika bermaksud melakukan tugas dalam detik – detik terakhir, juga memberikan pemahaman yang cukup untuk diri Anda sendiri untuk melakukannya dengan baik.

7. Malas

Ini bisa berarti kurangnya motivasi untuk melakukan sesuatu. Itu tidak selalu buruk karena semua orang memiliki hak untuk malas. Tapi jangan biarkan perilaku buruk ini menjadi kebiasaan.