Kenali 4 Jenis Oli Mesin Berdasarkan Bahan

Kenali 4 Jenis Oli Mesin Berdasarkan Bahan

fikrirasy.id – Kenali 4 Jenis Oli Mesin Berdasarkan Bahan. Oli motor memiliki fungsi untuk melumasi mesin di mesin sehingga gesekan antara komponen dapat dibungkam. Selain itu, oli juga berperan dalam menjaga suhu mesin tetap rendah meskipun aktif.

Untuk mendapatkan fungsi maksimum, oli diproduksi dengan bahan yang berbeda. Mungkin seseorang berpikir bahwa semua bahan minyak sama, merek dan jenis yang berbeda. Seperti dulu anak -anak, berpikir seperti itu, haha. Meskipun minyak harus dilakukan dengan komposisi yang berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan kendaraan.

Berikut adalah beberapa jenis minyak yang umum di pasaran:

 

Oli Mineral

Oli mineral terbuat dari Oli yang diproses dengan penyempurnaan mineral tanpa penambahan aditif. Keuntungannya dapat mempertahankan mesin yang paling tahan lama, lebih tahan terhadap penguapan, dan getaran motor lebih lembut ketika mesin dalam keadaan dingin. Harganya juga relatif lebih murah dari pada oli sintetis.

Ketidaknyamanan, Oli mineral memiliki struktur molekul yang tidak seimbang, viskositasnya mudah diubah dan tidak tahan terhadap iklim ekstrem dan suhu tinggi sehingga tidak dapat mendinginkan suhu mesin secara maksimal. Jenis oli ini juga cenderung meninggalkan korteks pada permukaan bagian mesin mesin.

Oli Sintetis

Oli sintetis terbuat dari minyak yang diproses secara kimia untuk mendapatkan ketebalan yang stabil dan memiliki kemampuan untuk melumasi optimal dengan aditif. Selama proses pembuatan, zat yang tidak penting yang terkandung dalam bahan oli utama juga dilepaskan melalui metode hidrokracking.

Baca Juga:  5 Alasan Mengapa Pesona Papua Sulit Ditolak

Jenis oli ini tidak mudah mengaburkan warna, lebih tahan terhadap suhu/iklim ekstrem sehingga Anda dapat menjaga mesin tetap segar dan membantu membersihkan mesin kulit karbon. Ketidaknyamanan, minyak sintetis mudah berubah, sehingga jumlahnya mudah dikurangi.

Oli Semi Sintetis

Sesuai namanya, minyak semi – sintetis adalah minyak yang terbuat dari kombinasi mineral dan bahan sintetis untuk menghasilkan kemampuan melumasi dengan baik. Di masa lalu, diklaim bahwa jenis oli ini lebih cocok untuk melumasi mesin produksi baru dengan kinerja tinggi, seperti olahraga motor. Sekarang, oli semi sintetis biasanya digunakan untuk mesin produksi baru yang masih menggunakan teknologi kuno. Ada juga yang menggunakan minyak ini tanpa kendaraan, seperti gergaji mesin, pemotong rumput, dll. yang pekerjaannya tidak terlalu berat.

Oli Ester

Nah, ini adalah jenis minyak baru yang belum lama di pasaran. Pada dasarnya, oli ester adalah minyak sintetis atau minyak semi – sintetis yang menerima campuran ester. Secara umum, isi ester tidak hingga 20%. Oli dengan kandungan ester memiliki antifisasi yang baik, sehingga sering digunakan untuk mesin balap. Oli ini juga memiliki kehidupan yang lebih tahan lama. Kemampuannya untuk membersihkan keropeng pembakaran motor tetap juga cukup baik. Selain itu, ester juga dapat membentuk semacam lapisan di sekitar permukaan silinder untuk melindunginya dari gesekan piston. Jadi jangan kaget, minyak ester dapat digunakan lebih lama.