5 Alasan Mengapa Pesona Papua Sulit Ditolak

5 Alasan Mengapa Pesona Papua Sulit Ditolak

fikrirasy.id – 5 Alasan Mengapa Pesona Papua Sulit Ditolak. Papua memiliki banyak tempat wisata seperti dunia surga yang merusak mata. Pulau ini, yang terletak di ujung timur Indonesia, telah berhasil menangkap hati banyak orang melalui sifatnya yang indah dan menawan.

Untuk alasan ini, Papua sekarang menjadi salah satu tujuan wisata utama oleh wisatawan lokal dan internasional. Anda ingin tahu mengapa? Ini jawabannya:

1. Miliki segudang pariwisata laut

Apakah Anda tahu Raja Ampat? Kelompok pulau -pulau di bagian barat Papua ini memiliki banyak keindahan yang dapat merusak mata. Raja Ampat adalah salah satu tujuan wisata yang tidak boleh dilewatkan jika kita mengunjungi Papua.
Di Papua, keindahan kapal selam tidak diragukan lagi. Terumbu karang yang indah, ikan berwarna indah dan pemandangan matahari terbenam yang luar biasa seolah -olah menciptakan suasana romantis untuk dihargai.

2. Kunjungi gunung atap salju

Di Papua, kita dapat mengunjungi Piramida Gunung Carstenz, yang merupakan gunung atap salju. Sangat unik, bukan? Banyak pendaki ingin menginjakkan kaki di bagian atas gunung ini. Gunung ini adalah gunung dengan puncak tertinggi di Indonesia. Memang, akan berbeda jika kita berhasil memasang kaki di sana, ya.

3. Sejarah Perang Dunia Kedua di Pulau Owi

Pulau Owi adalah pulau yang jauh dari wilayah Biadaire Timur di Papua. Ini memiliki luas 820 hektar dan dihuni oleh kurang dari seribu nelayan, pulau ini tidak terlalu istimewa. Tapi jangan salah! Meskipun demikian, pulau ini telah memperoleh julukan pulau kematian karena sejarahnya.

Baca Juga:  4 Tips Memilih Susu untuk Penderita TB, Apa Saja?

Pulau Owi menyaksikan cara di mana Perang Dunia Kedua terjadi. Pulau ini memiliki peran yang sangat strategis bagi pasukan Sekutu selama kekalahan Jepang. Sangat memalukan untuk melewatkan Owi pulau yang penuh dengan sejarah.

4. Komunitas Suku Asmat

Bertemu suku Asmat di Papua akan menjadi fitur khusus. Kita dapat menemukan dan mengobrol dengan suku Asmat untuk mempelajari budaya dan kebiasaan.

Setiap tahun, Festival Budaya Asmat akan berlangsung, yang menyajikan berbagai karya seni asmat suku, seperti patung yang unik dan artistik. Tarian dan lagu -lagu khas dari suku Asmat akan disajikan untuk menghibur semua pengunjung yang datang.

5. Pon XX 2021 Papua

Pon XX, yang ditunda tahun lalu, akhirnya menerima kepastian dari 2 hingga 15 Oktober 2021 di Papua. Stadion Papua Bangkit akan menjadi tempat utama Pon. Stadion ini cukup indah, bahkan hampir sama dengan stadion utama GBK Senayan. Stadion ini juga dianggap mirip dengan stadion sepak bola terbesar kedua di dunia, yaitu Danau Garam di India.