Belakangan ini saya sedang bekerja sama dengan salah satu studio web lokal untuk mengembangkan child theme Genesis. Berikut ini beberapa catatan saya mengenai theme framework yang dikembangkan oleh StudioPress ini:

  • Mempelajari bagaimana pola framework theme bekerja mungkin cukup memakan waktu diawalnya. Namun setelah dipelajari, penggunaan framework ini pada tahap tertentu dapat mempercepat proses pembuatan theme.
  • Menggunakan framework = mengikuti konvensi penamaan class & ID yang framework gunakan.
  • Menggunakan framework = terbiasa menggunakan hook-hook WordPress seperti add_action() dan add_filter() untuk “menyelipkan” fungsi di fungsi lainnya.
  • gunakan remove_action() untuk menghapus fungsi-fungsi yang tidak diinginkan.
  • Theme Settings Genesis tidak terlalu bloated dengan opsi dan juga tidak melupakan hal-hal yang penting
  • File style.css genesis tidak akan terpanggil jika menggunakan Child Theme.
  • File PHP yang dibuat di child theme akan meng-override file genesis. Contoh: jika file single.php tidak dibuat di direktori child theme, WordPress akan menggunakan file single.php milik Genesis. Jika file single.php dibuat di child theme, WordPress tidak akan menggunakan file single.php milik genesis
  • Dev Blog Genesis adalah teman utama mu 😉
  • Untuk mengetahui hook-hook untuk “menyelipkan” fungsi tertentu, anda bisa baca panduan ini
  • Untuk bantuan panduan markup secara visual, anda bisa lihat di halaman ini

Ada yang pernah menggunakan Genesis juga? Ada yang memiliki pertanyaan atau bahkan tutorial mengenai Genesis Framework? Mari berbagi 🙂

4 thoughts on “Catatan Mengenai Genesis Framework

  1. Apa yang membedakan add_action() dan add_filter() ?
    Menurut fungsinya?

    1. Pada dasarnya, add_action() berfungsi menyelipkan suatu fungsi di fungsi lainnya sementara add_filter() berfungsi memodifikasi variabel / teks yang akan dimunculkan di halaman browser.

      Lebih detail mengenai add_filter():
      http://codex.wordpress.org/Function_Reference/add_filter

      Lebih detail mengenai add_action()::
      http://codex.wordpress.org/Function_Reference/add_action

      Semoga membantu 🙂

  2. Kalo develop child theme pake genesis, berart kan harus ada parent themenya genesis yak? Sedangkan genesis kan bayar, jadi kalau bikin child theme nya genesis ga bisa gratis? Orang yang mau pake child theme itu harus beli genesis dulu. Gitu yak?

    1. Yap, kurang lebih begitu. Namanya juga premium theme 🙂

Share Your Thought